.
.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
.
Motor Brushless DC atau biasa dikenal dengan motor BLDC mulai banyak digunakan pada bidang otomotif dan industri dibandingkan dengan motor induksi tiga fasa. Hal ini disebabkan karena kelebihan dari motor BLDC adalah memiliki efisiensi tinggi, torsi yang besar, dan perawatan mudah. Beberapa sistem penggerak yang menggunakan motor BLDC membutuhkan kecepatan motor yang konstan. Akan tetapi sistem penggerak tersebut ketika diberi beban lebih maka kecepatan akan menurun. Oleh karena itu dibutuhkan suatu pengaturan kecepatan motor agar kecepatan menjadi konstan walaupun diberi beban lebih. Banyak cara untuk mengatur kecepatan motor BLDC salah satunya adalah menggunakan metode Field Oriented Control. Pada tugas akhir ini pengaturan kecepatan motor BLDC menggunakan metode Field Oriented Control (FOC) karena dapat mengatur antara arus medan dan arus jangkar secara terpisah. Pada simulasi yang telah dilakukan didapatkan kecepatan motor Brushless Direct Current ( BLDC) menggunakan metode Field Oriented Control (FOC) pada kondisi berbeban, menunjukkan respon yang lebih baik dengan menghasilkan steady state yaitu 1494 rpm, rise time 0.5192 s, settling time 0.6362 s sedangkan tidak diberi beban didapatkan steady state sebesar 1504 rpm dan , rise time sebesar 0,533 s dan settling time sebesar 0,64 s.