analisis koloni bakteri vibrio sp pada air tambak budidaya udang windu (penaeus monodon) di tambak tradisional kota tarakan
ANALISIS KOLONI BAKTERI Vibrio sp PADA AIR TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI TAMBAK TRADISIONAL KOTA TARAKAN Abstrak Budidaya perikanan tambak merupakan usaha yang dilakukan untuk memelihara, mengembangbiakkan, dan membesarkan biota budidaya perikanan dalam kolam dengan menciptakan kondisi perairan yang menyerupai habitat aslinya. Luas tambak yaitu 1 - 2 Ha yang terbentuk secara alami maupun buatan manusia yang bersifat musiman atau permanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menghitung kelimpahan koloni bakteri Vibrio sp. dari air tambak udang di 2 lokasi yang berbeda yaitu di Kecamatan Tarakan barat dan Tarakan timur Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara.Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Isolasi bakteri menggunakan media selektif TCBSA. Perhitungan kelimpahan koloni Vibrio sp. menggunakan metode Total Plate Count. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan bakteri Vibrio sp. di tambak Kecamatan Tarakan Tengah tergolong aman (104 cfu/ml) yaitu berkisar 1,1 x 103 – 3,0 x 103 CFU/ml. Demikian juga dengan tambak Kelurahan Mamburungan Kecamatan Tarakan Timur masih berada pada kisaran aman yaitu 1,1 x 103 - 8,30 x 103 CFU/ml. Hasil pengukuran kualitas air tambak menunjukkan kisaran nilai salinitas 17,30-17,88 ppt, suhu 31,4o-32oC, pH air 7,29-7,80; DO 5,29-5,87. Hasil panen yang diperoleh di tambak Tarakan Tengah sebesar 90 kg, sedangkan di tambak di Tarakan Timur mengalami gagal panen.