Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Penulis: MILKA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor - Faktor Yang mempengaruhi Produksi Padi Sawah ( Studi Kasus: Kelurahan Mamburungan Timur dan Kelurahan Kampung Satu Kota Tarakan)

2026•

Produksi Padi Sawah di Kelurahan Mamburungan Timur dan Kelurahan Kampung Satu, Kota Tarakan merupakan salah satu faktor penting dalam ketahan pangan masyarakat. Namun, tingkat produksi padi sawah dipengaruhi oleh berbagai faktor produksi yang digunakan petani. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah serta menganalisis faktor mana yang paling dominan mempengaruhi produksi padi sawah. Data yang di gunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang di analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel luas lahan, tenaga kerja, dan modal berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah, dengan nilai Fhitung sebesar 15,292 dan nilai signifikansi 0,000. Secara parsial, variabel luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi sawah, sementara variabel modal berpengaruh positif namun tidak signifikan. Sehingga faktor yang paling dominan terhadap produksi padi sawah adalah luas lahan. Kata kunci: produksi padi sawah, luas lahan, tenaga kerja, modal, regresi linear berganda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor - Faktor Yang mempengaruhi Produksi Padi Sawah ( Studi Kasus: Kelurahan Mamburungan Timur dan Kelurahan Kampung Satu Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produksi Padi Sawah di Kelurahan Mamburungan Timur dan Kelurahan Kampung Satu, Kota Tarakan merupakan salah satu faktor penting dalam ketahan pangan masyarakat. Namun, tingkat produksi padi sawah dipengaruhi oleh berbagai faktor produksi yang digunakan petani. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah serta menganalisis faktor mana yang paling dominan mempengaruhi produksi padi sawah. Data yang di gunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang di analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel luas lahan, tenaga kerja, dan modal berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah, dengan nilai Fhitung sebesar 15,292 dan nilai signifikansi 0,000. Secara parsial, variabel luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi sawah, sementara variabel modal berpengaruh positif namun tidak signifikan. Sehingga faktor yang paling dominan terhadap produksi padi sawah adalah luas lahan. Kata kunci: produksi padi sawah, luas lahan, tenaga kerja, modal, regresi linear berganda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF INHIBITING FACTORS AFFECTING ENGLISH SPEAKING SKILLS: A CASE STUDY OF SECOND SEMESTER STUDENT IN ENGLISH DEPARTMENT

2025•Koleksi Perpustakaan

Speaking skills are a crucial aspect of effective communication, both in academic settings and daily life. However, many students-particularly those learning English as a Foreign Language (EFL) continue to face challenges in mastering this skill due to various internal and external barriers. This study aims to identify the factors that inhibit the English-speaking skills of second-semester students in the English Education Study Program at Universitas Borneo Tarakan. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with 19 students, supported by questionnaires and classroom observations. The data were analyzed thematically and validated through instrument triangulation. The findings reveal that psychological factors-such as anxiety, fear of making mistakes, lack of self-confidence, and shyness-are the most dominant barriers. Furthermore, linguistic challenges, such as limited vocabulary, grammatical errors, and pronunciation, also contributed. External factors such as an unsupportive environment and limited speaking opportunities also contribute to students' difficulties. Conversely, the use of technology and media was found to have a positive impact on increasing students' motivation and participation in speaking activities. The findings of this study confirm that internal factors need to be addressed first to improve speaking skills.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF INHIBITING FACTORS AFFECTING ENGLISH SPEAKING SKILLS: A CASE STUDY OF SECOND SEMESTER STUDENT IN ENGLISH DEPARTMENT

2025•

Speaking skills are a crucial aspect of effective communication, both in academic settings and daily life. However, many students-particularly those learning English as a Foreign Language (EFL) continue to face challenges in mastering this skill due to various internal and external barriers. This study aims to identify the factors that inhibit the English-speaking skills of second-semester students in the English Education Study Program at Universitas Borneo Tarakan. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with 19 students, supported by questionnaires and classroom observations. The data were analyzed thematically and validated through instrument triangulation. The findings reveal that psychological factors-such as anxiety, fear of making mistakes, lack of self-confidence, and shyness-are the most dominant barriers. Furthermore, linguistic challenges, such as limited vocabulary, grammatical errors, and pronunciation, also contributed. External factors such as an unsupportive environment and limited speaking opportunities also contribute to students' difficulties. Conversely, the use of technology and media was found to have a positive impact on increasing students' motivation and participation in speaking activities. The findings of this study confirm that internal factors need to be addressed first to improve speaking skills.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DIATESIS DALAM BAHASA TORAJA

2025•

Penelitian ini menganalisi diatesis dalam bahasa Toraja dengan dua tujuan: pertama yaitu bentuk klausa dasar dalam bahasa Toraja dan kedua variasi diatesis yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengolah dan menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 jenis pola klausa dasar yaitu nomina + verba, nomina + nomina, nomina + adjektiva, nomina + numeralia, dan nomina + adverbia. Hail penelitian juga menunjukkan bentuk Fariasi diatesis dalam bahasa Toraja, yaitu diatesis aktif, pasif, dan medial, yang masing-masing memiliki jenis dan penjelasan yang berbeda-beda. Pada diatesis aktif, ditemukan 9 data yang terdiri dari 3 data transitif ekatransitif, 3 data transitif dwitransitif, dan 3 data intransitif. Untuk diatesis pasif, terdapat 6 data yang mencakup 3 data transitif ekatransitif dan 3 data transitif dwitransitif. Diatesis medial mencakup 21 data, yang dikelompokkan ke dalam beberapa kategori: 3 data tindakan perawatan tubuh, 3 data perubahan postur tubuh, 3 data pergerakan tubuh tanpa melibatkan seluruh anggota tubuh, 3 data gerakan translasi, 3 data terkait pergerakan emosi, 3 data medial tidak langsung, dan 3 data medial yang bersifat kognitif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DIATESIS DALAM BAHASA TORAJA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisi diatesis dalam bahasa Toraja dengan dua tujuan: pertama yaitu bentuk klausa dasar dalam bahasa Toraja dan kedua variasi diatesis yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengolah dan menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 jenis pola klausa dasar yaitu nomina + verba, nomina + nomina, nomina + adjektiva, nomina + numeralia, dan nomina + adverbia. Hail penelitian juga menunjukkan bentuk Fariasi diatesis dalam bahasa Toraja, yaitu diatesis aktif, pasif, dan medial, yang masing-masing memiliki jenis dan penjelasan yang berbeda-beda. Pada diatesis aktif, ditemukan 9 data yang terdiri dari 3 data transitif ekatransitif, 3 data transitif dwitransitif, dan 3 data intransitif. Untuk diatesis pasif, terdapat 6 data yang mencakup 3 data transitif ekatransitif dan 3 data transitif dwitransitif. Diatesis medial mencakup 21 data, yang dikelompokkan ke dalam beberapa kategori: 3 data tindakan perawatan tubuh, 3 data perubahan postur tubuh, 3 data pergerakan tubuh tanpa melibatkan seluruh anggota tubuh, 3 data gerakan translasi, 3 data terkait pergerakan emosi, 3 data medial tidak langsung, dan 3 data medial yang bersifat kognitif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK DI KELAS V SDN 051 TARAKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran daring mata pelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang di lakukan di kelas V SD Negeri 051 Tarakan tahun pembelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 17 siswa. Tindakan yang dilakukan berupa penerapan model team assisted individualization (TAI) pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa menunjukkan model pembelajaran Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas V SDN 051 Tarakan. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek kognitif 47%, siklus II menjadi 76%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek afektif 24%, siklus II menjadi 76%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik 35%, siklus II menjadi 82%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II sudah memenuhi target. Dapat disimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran team assisted individualization (TAI) dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik di kelas V SDN 051 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK DI KELAS V SDN 051 TARAKAN

2022•

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam pembelajaran daring mata pelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang di lakukan di kelas V SD Negeri 051 Tarakan tahun pembelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 17 siswa. Tindakan yang dilakukan berupa penerapan model team assisted individualization (TAI) pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa menunjukkan model pembelajaran Team Assisted Individualization dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas V SDN 051 Tarakan. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek kognitif 47%, siklus II menjadi 76%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek afektif 24%, siklus II menjadi 76%. Siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik 35%, siklus II menjadi 82%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada siklus II sudah memenuhi target. Dapat disimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran team assisted individualization (TAI) dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik di kelas V SDN 051 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail