BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DIPUSKESMAS JUATA ABSTRAK Data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Kalimantan Utara Angka Kematian Ibu AKI pada tahun 2017 mencapai 24 kasus kematian itu terjadi baik saat proses persalinan, melahirkan termasuk pasca melahirkan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena kesehatan ibu. Oleh karena itu, salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny. S di Puskesmas Juata pada tanggal 29 Maret 2021, dengan menggunakan metode pendokumentasian menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Dalam pengkajian ini, penulis menggunakan Metode asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 2 kali kunjungan meliputi, 2 kali kunjungan pada trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 1 kali kunjungan yang meliputi, 6 jam post partum, hingga bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan pada 0-3 jam. Ny. S Selama masa kehamilan dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi tidak mengalami icterus dan berjalan dengan normal. Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DIPUSKESMAS JUATA ABSTRAK Data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi Kalimantan Utara Angka Kematian Ibu AKI pada tahun 2017 mencapai 24 kasus kematian itu terjadi baik saat proses persalinan, melahirkan termasuk pasca melahirkan. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya disebabkan oleh kehamilan, persalinan, dan nifas atau pengelolaannya tetapi bukan karena kesehatan ibu. Oleh karena itu, salah satu upaya penurunan AKI dan AKB adalah dengan dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif. Mampu melakukan asuhan kebidanan pada Ny. S di Puskesmas Juata pada tanggal 29 Maret 2021, dengan menggunakan metode pendokumentasian menggunakan metode pendokumentasian SOAP pada catatan perkembangan. Dalam pengkajian ini, penulis menggunakan Metode asuhan komprehensif dari masa kehamilan selama 2 kali kunjungan meliputi, 2 kali kunjungan pada trimester III dengan standar pelayanan 10 T, pertolongan persalinan dengan menggunakan 60 langkah, nifas dilakukan 1 kali kunjungan yang meliputi, 6 jam post partum, hingga bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan pada 0-3 jam. Ny. S Selama masa kehamilan dalam keadaan sehat, proses persalinan normal, pada masa nifas involusi berjalan normal, bayi tidak mengalami icterus dan berjalan dengan normal. Setelah melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan pada ibu dari masa kehamilan sampai bersalin, ibu dan bayi dalam kondisi yang sehat dan ibu mau menerima dan mengikuti anjuran yang diberikan.