Asuhan Keperawatan Pada Tn. M Dengan Diagnosis Medis Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Dahlia A Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan
Gagal Ginjal Kronik merupakan gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, dimana tubuh tidak mampu memelihara metabolisme dan gagal memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit yang berakibat pada peningkatan ureum. Berdasarkan data dari WHO penderita gagal ginjal kronik di dunia tahun 2013 meningkat 50% dari tahun sebelumnya. Kemudian berdasarkan hasil Riskesdas (2018) menunjukkan prevalensi penyakit gagal ginjal kronik di indonesia meningkatan pada tahun 2018 sebesar 0,38% dan di kalimantan utara sebesar 0,64% pada tahun 2018. Tujuan penulisan adalah melakukan proses keperawatan, membandingkan antara teori dan kasus, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta melaksanakan pemecahan masalah. Penyusunan laporan tugas akhir ini menggunakan studi kasus. Pemberian asuhan keperawatan proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hal ini dilakukan untuk memperleh gambaran dan kemampuan penerapan asuhan keperawatan pada Tn. M dengan diagnosis gagal ginjal kronik yang dirawat di ruang Dahlia A RSUD Tarakan. Dari hasil penerapan didapatkan kesenjangan antara teori dan kasus pada Tn. M yaitu dari pengkajian, diagnosis, intervensi, dan implementasi. Sedangkan pada evaluasi hasil didapatkan dari lima diagnosis tiga diagnosis teratasi dan dua diagnosis tidak teratasi.