Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Penumpang di Kota Tarakan
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMU PENUMPANG DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Perkembangan Kota Tarakan sebagai kawasan perdagangan, parawisata dan pendidikan, sehingga pentignya sistem transpotasi perkotaan yang baik, selayakya menjadikan sarana transportasi umum sebagai mobilitas utama namun sayangnya di Kota Tarakan sudah sangat jarang mengunakan transportasi angkutan umum sebagai sarana mobilitas utama. Di karenakan masuknya transportasi berbasis jaringan online (grab,go-jek) sehigga sebagian besar masyarakat lebih memilih menggunakan transportasi berbasis jaringan. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, misalnya regulasi di kota Tarakan masih memudahkan masyarakat untuk memilih mengunakan transportasi berbasis jarigan (grab,go-jek) karena relative murah. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai Evaluasi Kinerja Angkutan Umum Penumpang di Kota Tarakan. Penelitian ini terlebih dahulu menentukan jumlah sampel menggunakan metode proporsi sampling. kemudian dianalisa berdasarkan standar pelayanan angkutan umum dari Dinas Perhubungan Darat 2002 dalam Marsudi, dkk 2006. Dari hasil analisa menunjukkan angkutan umum Kotara Tarakan dengan rute terminal Tenguyun-kembali ke terminal Tenguyun, yang dilakukan selama tiga hari (senin, rabu dan kamis) maka diperoleh hasil sebagai berikut : untuk hari senin memiliki nilai bobot sebesar 17 yang berarti memiliki kriteria SEDANG, untuk hari rabu memiliki nilai bobot sebesar 16 yang bertai memiliki kriteria SEDANG, sedangkan untuk hari kamis memiliki nilai bobot sebesar 16 yang berarti memiliki kriteria SEDANG. Maka hasil Evaluasi Kinerja Angkutan Umum di Kota Tarakan dengan rute terminal Tenguyun-Lingkas Ujung-terminal Simpang Tiga-Kampung Baru-Taman Oval Ladang-RSUD-PT.Ekspan- terminal Tenguyun dengan kinerja SEDANG dengan rata-rata total bobot 16,33.