Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Scratch Materi Pecahan Kelas V SDN 004 Tarakan
Pengembangan media pembelajaran Scratch pada materi pecahan dilakukan karena pemahaman siswa belum optimal, sehingga dibutuhkan solusi interaktif yang melibatkan guru dan siswa secara aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis scratch serta respon siswa terhadap media yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-B yang melibatkan sebanyak 22 siswa. Instrumen penelitian yang dilakukan adalah angket yang terdiri dari angket media, materi, praktisi dan respon siswa. Hasil penelitian berupa media pembelajaran berbasis scratch yang didalamnya terdapat audio, teks dan gambar. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan diperoleh hasil validasi ahli media sebesar 84,21% kategori sangat layak, ahli materi sebesar 86,66% kategori sangat layak, praktisi sebesar 86% kategori sangat layak dan angket respon siswa uji coba terbatas sebesar 92% dan uji coba lapangan sebesar 92,63% dengan kategori sangat menarik. Media pembelajaran berbasis Scratch pada materi pecahan dengan penyebut berbeda layak digunakan sebagai alternatif media interaktif di kelas V SD dan mampu memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa.