ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR KELAS XII MIPA SMA NEGERI 1 TARAKAN
Kesantunan berbahasa merupakan hal yang terpenting dalam dunia pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa Pada Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah tuturan kesantunan berbahasa guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran bahasa indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik rekam suara, teknik catat dan teknik transkripsi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif, yaitu tabulasi data, penyajian data, interpretasi data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan 40 data yang terdiri dari 16 data bentuk kesantunan berbahasa dalam interaksi guru ke siswa yang berwujud (1) kalimat deklaratif, menaati maksim kedermawanan; (2) kalimat interogatif, menaati maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan dan maksim penghargaan; (3) kalimat imperatif, menaati maksim kebijaksanaan; (4) kalimat ekslamatif, menaati maksim penghargaan dan maksim kedermawanan dan 24 data bentuk kesantunan berbahasa dalam interaksi siswa ke siswa yang berwujud (1) kalimat deklaratif, menaati dan melanggar maksim penghargaan, maksim kerendahan hati dan maksim pemufakatan; (2) kalimat interogatif, menaati maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan dan maksim pemufakatan; (3) kalimat imperatif, menaati maksim kedermawanan; (4) kalimat ekslamatif, menaati maksim kedermawanan, maksim kerendahan hati dan maksim pemufakatan. Kesantunan berbahasa dalam penelitian ini lebih sering menggunakan bentuk tuturan kalimat interogatif dan deklaratif karena dalam kegiatan belajar mengajar tuturan interogatif sering digunakan untuk menanyakan sesuatu hal terkait materi yang kurang jelas ataupun keingintahuan akan suatu hal, sedangkan tuturan deklaratif sering digunakan untuk menyampaikan suatu informasi atau pernyataan kepada mitra tutur.