ANALISIS TREND DAN FORECASTING PRODUKSI CABAI RAWIT DI KOTA TARAKAN DENGAN METODE LEAST SQUARE
Produksi cabai rawit di kota Tarakan pada tahun 2022 sebesar 31.756 ton dengan luas panen sebesar 137 ha. Trend produksi dan luas lahan cabai rawit diperkirakan terus meningkat. Penelitian ini dilakukan dikota Tarakan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jenis data times series. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis pengaruh luas lahan terhadap produksi cabai rawit di kota Tarakan (2) Mengatahui Trend produksi cabai rawit dan luas lahan cabai rawit di kota Tarakan selama 15 tahun terakhir. (3) Meramalkan jumlah produksi cabai rawit dan luas lahan di kota Tarakan selama 10 tahun kedepan. Lokasi penelitian di kota Tarakan, penentuan sampe dilakukan secara purposive. Metode yang digunakan analisis regresi sederhana dan analisis Trend ( Least Square Method ). Hasil penelitian menunjukkan (1) pengaruh luas lahan terhadap produksi cabai rawit di kota Tarakan dengan persamaan regresi 1395.135+85.745 X, setiap penambahan 1% nilai produksi maka nilai luas lahan bertambah 84.745, dan berdasarkan nilai R2 sebesar 29,9%, bahwa terdapat pengaruh produksi terhadap luas lahan cabai rawit sesuai dengan tabel interpretasi R yaitu 0.20 -0.399 denga katagori rendah. Hasil uji t sebesar 0.547 koefisien dan signifikan (0.35), berarti terdapat pengaruh yang sedang antara produksi dengan luas lahan cabai rawit. (2) Produksi cabai rawit dan luas lahan di kota Tarakan selama 15 tahun terakhir menunjukkan Trend yang meningkat secara signifikan. (3) Berdasarakan hasil peramalan produksi cabai rawit dan luas lahan di kota Tarakan selama 10 tahun kedepan mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan hasil analisis yang didapatkan garis persamaan Trend yaitu. (a). produksi Y =12205+1329.X. (b) luas lahan 126+7.X