PERAN WANITA TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA MELALUI USAHATANI HORTIKULTURA DI KELURAHAN KAMPUNG ENAM KECAMATAN TARAKAN TIMUR
Kegiatan usahatani hortikultura di Kelurahan Kampung Enam tidak hanya melibatkan kaum lelaki saja tetapi wanita juga turut ikut berperan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan yang dilakukan wanita tani di Kelurahan Kampung Enam tidak hanya berperan dalam kegiatan penanaman, pemeliharaan, pemanenan serta pemasaran melainkan wanita tani juga berperan dalam pengolahan lahan yang biasanya kebanyakan dilakukan para lelaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran wanita tani dalam kegiatan usahatani hortikultura, mengetahui curahan jam kerja yang dilakukan wanita tani dalam usahatani hertikultura, dan menganalisis kontribusi pendapatan wanita tani dalam usahatani holtikultura untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kampung Enam Tarakan Timur. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara turun langsung kelokasi penelitian dan melakukan wawancara lansung kepada responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dengan mengunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui apa saja peran wanita dalam melakukan kegiatan usahatani hortikultura dan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui curahan waktu wanita dalam bekerja di usahatani hortikultura, total pendapatan keluarga, dan kontribusi pendapatan wanita dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam melakukan kegiatan usahatani hortikultura wanita tani rata – rata berperan dalam semua kegiatan yaitu, kegiatan pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, pemanenan dan pemasaran. Curahan waktu kerja wanita tani dalam melakukan kegiatan usahatani hortikultura lebih banyak di curahkan pada kegiatan pemanenan yaitu berjumlah 3,23 jam / responden dan paling sedikit di curahkan pada kegiatan pemasaran yaitu berjumlah 0,33 jam / responden. Kontribusi pendapatan wanita tani dalam kegiatan usahatani hortikultura yaitu sebesar 41 % sehingga dapat dikatakan kontribusi wanita kecil dalam menigkatkan pendapatan keluarga kerena < (kurang dari) 50%.