Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PENGELOLAAN SUMBER DAYA LOKAL SEBAGAI BAHAN PENDUKUNG PUPUK LEPAS LAMBAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN MARGINAL

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•AGROTEKNOLOGI•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Lahan marginal memiliki tingkat kesuburan yang rendah sehingga memerlukan teknologi pengelolaan yang mampu meningkatkan efisiensi pemupukan, khususnya unsur nitrogen (N). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penggunaan pupuk lepas lambat (Slow Release Fertilizer/SRF) dengan memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bahan pelapis (coating), seperti limbah udang, arang sekam padi, dan arang tempurung kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sumber daya lokal sebagai bahan pendukung pupuk lepas lambat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.) di lahan marginal. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium pertanian dan dilahan penelitian Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan pada September 2023 hingga April 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan lima perlakuan, yaitu kontrol (P0), urea (P1), urea coating limbah udang (P2), urea coating arang sekam padi (P3), dan urea coating arang tempurung kelapa (P4), yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, bobot buah berkelobot, bobot buah tanpa berkelobot, panjang buah, dan diameter buah. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan pendukung pupuk lepas lambat berbasis sumber daya lokal memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan sebagian besar parameter produksi tanaman jagung. Perlakuan urea coating limbah udang (P2) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (125,68 cm), jumlah daun (10,60 helai), jumlah buah (1,77 buah per tanaman), dan panjang buah (22,67 cm). Sementara itu, perlakuan urea tanpa coating (P1) menghasilkan bobot buah berkelobot dan tanpa berkelobot tertinggi, masing-masing sebesar 222,25 g dan 211,67 g per tanaman. Dengan demikian, limbah udang merupakan bahan pendukung pupuk lepas lambat yang paling efektif dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan nitrogen, pertumbuhan, dan produksi tanaman jagung pada lahan marginal.

Kata kunci

Kata Kunci: Pupuk Lepas Lambat, Lahan Marginal, Zea mays L.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGELOLAAN SUMBER DAYA LOKAL SEBAGAI BAHAN PENDUKUNG PUPUK LEPAS LAMBAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN MARGINAL2026 · oai:ais:skripsi:9757