Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan persediaan bahan baku ayam pada UMKM Ayam Geprek Nona Fried Chicken di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data permintaan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan periode 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 225 kg pada tahun 2023 dan 232 kg pada tahun 2024 dengan frekuensi 13 kali pemesanan per tahun. Penerapan Safety Stock dan ROP mampu mengantisipasi fluktuasi permintaan serta mencegah kekurangan bahan baku. Selain itu, metode EOQ menghasilkan Total Inventory Cost terendah, yaitu Rp747.975 pada tahun 2023 dan Rp747.989 pada tahun 2024, sehingga lebih efisien dibandingkan metode POQ maupun kebijakan konvensional perusahaan. Dengan demikian, EOQ direkomendasikan sebagai strategi pengendalian persediaan yang efektif dan efisien.