Abstrak
Chronic Kidney Disease (CKD) stage 5 merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang sudah sangat berat sehingga ginjal tidak mampu menjalankan fungsinya secara optimal dalam menyaring zat sisa metabolisme, mengatur keseimbangan cairan, dan mempertahankan keseimbangan elektrolit tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang memengaruhi aktivitas dan kualitas hidup pasien. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosis medis CKD stage 5 di Ruang Dahlia A RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek studi kasus terdiri dari dua pasien dengan diagnosis medis CKD stage 5. Diagnosis keperawatan yang ditemukan antara lain hipervolemia, perfusi perifer tidak efektif, intoleransi aktivitas, gangguan pola tidur, nausea, risiko ketidakseimbangan elektrolit, dan risiko defisit nutrisi. Tindakan keperawatan yang diberikan meliputi pemantauan kondisi pasien, pemantauan status cairan, edukasi pembatasan cairan, manajemen nutrisi, serta pemberian dukungan dalam memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari. Hasil studi kasus menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien yang ditandai dengan berkurangnya edema, kondisi hemodinamik yang lebih stabil, peningkatan kemampuan beraktivitas, serta meningkatnya pemahaman pasien mengenai pengelolaan penyakit yang dialami. Asuhan keperawatan yang diberikan secara komprehensif diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dengan CKD stage 5.