Abstrak
Pneumonia merupakan infeksi paru yang menyebabkan peradangan alveoli sehingga mengganggu pertukaran gas dan pemenuhan kebutuhan oksigen. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien pneumonia melalui lima tahapan proses keperawatan yaitu pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada dua pasien dengan pneumonia. Lokasi penelitian di RSUD. dr. H. Jusuf. SK. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil pengkajian menunjukkan kedua pasien mengalami sesak napas, peningkatan frekuensi pernapasan, penggunaan otot bantu napas, pola napas torakoabdominal, serta ronki. Pada kondisi tersebut dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah keperawatan, antara lain pola napas tidak efektif, hipervolemia, hipertermia, gangguan pola tidur, dan intoleransi aktivitas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tindakan keperawatan yang diberikan mampu membantu memperbaiki kondisi pasien, ditandai dengan adanya penurunan keluhan, peningkatan kemampuan aktivitas, serta perbaikan pola nafas secara bertahap. Selain itu, analisis komparatif pada kedua pasien menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan dalam respon pasien terhadap asuhan keperawatan yang diberikan. Penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif melalui lima tahapan proses keperawatan membantu mengatasi masalah keperawatan dan meningkatkan kondisi kesehatan pasien secara bertahap.