Abstrak
Sumur bor merupakan sumber utama air bersih bagi masyarakat Kelurahan Mamburungan RT 07 Kota Tarakan. Berdasarkan hasil pengujian, air sumur bor di lokasi penelitian mengandung kadar besi (Fe) sebesar 2,2 mg/L yang melebihi baku mutu air untuk keperluan higiene sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi koagulasi kitosan, filtrasi, dan kombinasi koagulasi-filtrasi dalam menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur bor. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan tiga perlakuan, yaitu koagulasi menggunakan kitosan, filtrasi menggunakan media cangkang kerang kapah, arang aktif, pasir silika, dan kerikil, serta kombinasi koagulasi-filtrasi. Pengujian kadar Fe dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) berdasarkan SNI 6989.4:2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar Fe setelah perlakuan koagulasi sebesar 0,827 ± 0,059 mg/L, filtrasi sebesar 0,350 ± 0,110 mg/L, dan kombinasi koagulasi-filtrasi sebesar 0,190 ± 0,105 mg/L. Efisiensi penurunan kadar Fe pada masing-masing perlakuan berturut-turut adalah 62,42%, 84,09%, dan 91,36%. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata terhadap penurunan kadar Fe (Fhitung = 30,59 > Ftabel = 5,14). Perlakuan kombinasi koagulasi-filtrasi merupakan metode yang paling efektif dalam menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur bor.