Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

MAKNA DAN FUNGSI RITUAL MUI LEBU DALAM KEHIDUPAN SUKU DAYAK UMA KULIT (Kajian Semiotik)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi ritual Mui Lebu pada masyarakat Suku Dayak Uma Kulit di Desa Jelarai Selor, Kabupaten Bulungan. Ritual Mui Lebu merupakan upacara adat yang bertujuan untuk membersihkan dan menyucikan desa dari segala macam energi negatif atau bala demi kesejahteraan masyarakat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, tindakan, benda-benda, dan makanan yang terkait dengan prosesi ritual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat Suku Dayak Uma Kulit, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori segitiga makna Charles Sanders Peirce yang mencakup tanda (sign), objek (object), dan interpretan (interpretant). Kata Kunci: Ritual Mui Lebu, Suku Dayak Uma Kulit, Semiotik, Makna, Fungsi.

Kata kunci

MAKNA DAN FUNGSI RITUAL MUI LEBU DALAM KEHIDUPAN SUKU DAYAK UMA KULIT (Kajian Semiotik)

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1MAKNA DAN FUNGSI RITUAL MUI LEBU DALAM KEHIDUPAN SUKU DAYAK UMA KULIT (Kajian Semiotik)2025 · oai:ais:skripsi:8402