Abstrak
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL TERHADAP BULLYING FISIK SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 9 TARAKAN Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Terhadap Bullying Fisik Siswa di Kelas VII SMP Negeri 9 Tarakan. Bullying fisik adalah bullying yang dilakukan secara langsung dan di lakukan yang mengarah ke anggota fisik korban, beberapa dari tindakan bullying fisik adalah berupa memukul, menendang, mendorong, menjambak, mencubit. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen yaitu desain penelitian Pre-eksperimental design dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa adanya bullying fisik antara siswa kelas VII seperti mencakar, menggigit dan menampar. Populasi penelitian ini adalah 250 siswa kelas VII di SMP Negeri 9 Tarakan dan menggunakan metode Simple Random Sampling untuk pengambilan sampel, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Pada pemberian pretest pada siswa yang berjumlah 32 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini hasilnya menunjukkan terdapat kategori tinggi. Sedangkan pada pemberian posttest menunjukkan hasil kategori sedang dan rendah. Adapun hasil dari uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon mendapatkan hasil bahwa Asymp.Sig.(2-tailed) bernilai 0,000. Kerena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Artinya ada perbedaan antara hasil bullying fisik untuk pretest dan posttest, sehinggga dapat disimpulkan pula bahwa “Terdapat pengaruh bimbingan klasikal terhadap bullying fisik siswa di kelas VII SMP Negeri 9 Tarakan”.