Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

EKSTRAKSI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA ASTAXANTHIN DARI KULIT UDANG WINDU (Penaeus monodon)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Kulit udang Windu (Penaeus monodon) merupakan limbah hasil perikanan yang melimpah dan berpotensi sebagai sumber astaxanthin, sebuah senyawa karotenoid dengan aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi astaxanthin dari kulit udang windu asal Tarakan, mengkuantifikasi kadarnya, serta menguji aktivitas antioksidannya. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut aseton 100% selama 5 hari pada rasio bahan terhadap pelarut 1:10 (b/v). Kadar astaxanthin dianalisis secara spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 476 nm, sedangkan aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) dan dinyatakan dalam nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak astaxanthin yang dihasilkan memiliki warna merah-oranye khas dengan kadar rata-rata sebesar 78,61±4,45 µg/g. Uji aktivitas antioksidan menghasilkan nilai IC50 sebesar 262,5±15.77 µg/mL, yang mengindikasikan bahwa ekstrak astaxanthin memiliki aktivitas antioksidan yang lemah. Dengan demikian, kulit udang windu (Penaeus monodon) dari perairan Tarakan terbukti berpotensi sebagai sumber astaxanthin alami dengan aktivitas antioksidan yang lemah, hasil lemah ini disebabkan oleh ekstrak yang belum murni sehingga perlu penelitian lanjutan dalam pemurnian astaxanthin untuk dapat dimanfaatkan lebih lanjut dalam industri pangan, farmasi, atau kosmetik.

Kata kunci

Kata Kunci: Astaxanthin, Kulit Udang windu, Penaeus monodon, Ekstraksi, Antioksidan, DPPH, IC50.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1EKSTRAKSI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA ASTAXANTHIN DARI KULIT UDANG WINDU (Penaeus monodon)2025 · oai:ais:skripsi:7866