Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Timur tahun 2019–2023. Ketiga variabel tersebut merupakan indikator makroekonomi penting yang mencerminkan dinamika ekonomi dan kontribusinya terhadap pasar tenaga kerja. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) dan data diolah menggunakan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan IPM berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara parsial, hanya IPM yang berpengaruh signifikan. Sementara, inflasi dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan. inflasi berpengaruh negatif dengan koefisien -0,110421, artinya kenaikan inflasi 1% menurunkan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,11%. Pertumbuhan ekonomi dan IPM berpengaruh positif dengan koefisien masing-masing 0,455 dan 5,183. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pembangunan manusia berkontribusi pada peningkatan tenaga kerja, sementara inflasi memberikan dampak negatif.