Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Karakteristik Mutu Ikan Bandeng (Chanos chanos) yang Diolah secara Deep Frying

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas perikanan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena kandungan gizi yang tinggi, terutama protein, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, proses pengolahan seperti deep frying dapat mempengaruhi komposisi nutrisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik mutu ikan bandeng yang diolah dengan metode deep frying, meliputi kadar air, komposisi asam amino, dan profil asam lemak. Metode penelitian meliputi preparasi sampel berupa fillet skin on dengan panjang fillet adalah 8,5 cm dan lebar 2,5 cm. Penggorengan dilakukan pada suhu 180°C selama 10, 15, dan 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji hedonik, sebanyak 30 panelis tidak terlatih lebih menyukai ikan bandeng goreng fillet skin on yang diolah secara deep frying pada suhu 180°C selama 10 menit dengan nilai 7. Pada perlakuan tersebut, kadar air ikan bandeng sebesar 40%. Asam amino tertinggi adalah asam glutamat sebesar 23,93 mg/kg. Profil asam lemak didominasi oleh asam lemak jenuh/saturated fatty acid (SFA) sebesar 13,9%, diikuti asam lemak tak jenuh tunggal/monounsaturated fatty acid (MUFA) 11,95%, dan asam lemak tak jenuh ganda/polyunsaturated fatty acid (PUFA) 5,41%. Kesimpulan penelitian ini adalah diperoleh data mengenai karakteristik mutu ikan bandeng yang diolah secara deep frying.

Kata kunci

Kata kunci: asam amino, asam lemak, deep frying, ikan bandeng, kadar air

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Karakteristik Mutu Ikan Bandeng (Chanos chanos) yang Diolah secara Deep Frying2025 · oai:ais:skripsi:7779