Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Penerapan Terapi Dzikir dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•PENDIDIKAN PROFESI NERS•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Halusinasi pendengaran merupakan gejala utama pada pasien skizofrenia yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Pendekatan non-farmakologi seperti terapi dzikir relavan diterapkan di Indonesia yang kaya nilai spiritual, khususnya dalam konteks keperawatan holistik yang memadukan aspek biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi dzikir dalam menurunkan tanda dan gejala pada pasien halusinasi pendengaran. Metode: Menggunakan metode studi kasus yang dilakukan pada dua responden selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 20 menit, meliputi pengulangan kalimat istighfar, tasbih, tahmid dan takbir. Tingkat halusinasi yang diukur menggunakan skala AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale) sebelum dan sesudah penerapan terapi dzikir. Hasil: Terjadi penurunan skor AHRS yang signifikan pada kedua responden: Tn.H dari 28 (kategori berat) turun menjadi 19 (kategori sedang) dan Tn.M dari 26 (kategori berat) turun menjadi 19 (kategori sedang). Kesimpulan: Terapi dzikir terbukti efektif dalam mengurangi gejala halusinasi pendengaran, meningkatkan ketenangan dan membantu pasien mengontrol persepsi sensori. Studi ini merekomendasikan terapi dzikir sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik berbasis spiritual, terutama di masyarakat dengan nilai religius yang kuat.

Kata kunci

Terapi Dzikir, Halusinasi Pendengaran, Skizofrenia, Asuhan Keperawatan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penerapan Terapi Dzikir dalam Asuhan Keperawatan pada Pasien Halusinasi Pendengaran2025 · oai:ais:skripsi:7426