Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan secara parsial terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja di masing-masing kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2017-2022. Teknik pengumpulan data yang telah diperoleh memakai alat analisis regresi data panel serta yang dipilih fixed effect model aplikasi Eviews 12. Hasil dari penelitian ini bahwa : i) Pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendidikan memiliki nilai koefisien positif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Upah minimum memiliki nilai koefisien positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2017-2022. ii) Hasil model fixed effect, Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan memiliki pengaruh positif terbesar pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kabupaten Bulungan memiliki pengaruh positif dan relatif rendah pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan, Kabupaten Tana Tidung memiliki pengaruh negatif terbesar pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja, serta Kabupaten Malinau memiliki pengaruh negatif yang relatif rendah pada seluruh variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pendidikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara.