Abstrak
Model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) adalah suatu model pembelajaran yang dirancang untuk mendukung pendidikan secara mandiri. Model SOLE memungkinkan siswa untuk memahami konsep secara lebih mendalam dan mencari informasi dari berbagai sumber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran SOLE disertai media Kahoot terhadap hasil pemahaman konsep IPA siswa SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan yang berjumlah 9 kelas dan sampel penelitian berjumlah 2 kelas yang masing-masing terdiri 32 siswa dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan guru dan tingkat kemampuan kelas yang hampir sama. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari tes pemahaman konsep IPA dalam bentuk essay, kemudian dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Sebelum dilakukan uji tersebut, sebelumnya telah dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh negatif pada model pembelajaran SOLE disertai Kahoot terhadap pemahaman konsep IPA dengan nilai signifikansi p 0,001 dimana lebih kecil dari α = 0,05 dengan t_hitung -3,95 t_tabel 1,99, sehingga dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_a diterima. Artinya terdapat pengaruh negatif model pembelajaran SOLE disertai media Kahoot terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan.