Abstrak
Hubungan panjang berat ikan merupakan salah satu parameter biologi perikanan yang perlu diketahui. Pengukuran panjang dan berat ikan berguna sebagai petunjuk tentang kegemukan, kesehatan, produktivitas dan kondisi fisiologis ikan. Pulau Tibi menjadi lokasi penelitian dan Ikan Kurau (Polynemus plebeius) menjadi target tangkapan nelayan sekaligus menjadi sampel penelitian. Pada penelitian ini, sampel ikan diambil dari hasil tangkapan Jaring Insang (Gill net). Masyarakat lokal mengenalnya dengan sebutan Pukat Kurau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan ikan dan factor kondisi ikan Kurau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember – Februari 2024. Sampel ikan sebanyak 30 ekor. Persamaan hubungan Panjang berat ikan Kurau menunjukkan persamaan W = 0,059x2.595 dengan nilai R2 = 0,971. Hasil uji -t terhadap nilai b menunjukkan bahwa b ≠ 3, thitung (5,3) > ttabel (1,2) dengan selang kepercayaan 95%. Hal ini menunjukan bahwa pola pertumbuhan ikan Kurau bersifat alometrik negatif. Nilai faktor kondisi menunjukkan 90% ikan dalam kondisi normal dan persentase ikan dengan kondisi gemuk lebih besar daripada ikan dengan kondisi kurus. Hal ini mengindikasikan kesesuaian antara ikan dengan lingkungannya. Lingkungan daerah penangkapan ikan Kurau menyediakan makanan yang cukup bagi populasi ikan.