Abstrak
Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting dan merupakan komoditi yang potensial di Provinsi Kalimantan Utara. Pengembangan budi daya kepiting bakau masih terus dilakukan salah satunya adalah penelitian tentang penggunaan subtract untuk merangsang percepatan matang ovari induk betina kepiting bakau. Tujuan penelitian ini untuk memahami dampak dari substrat yang berbeda terhadap percepatan kematangan ovari kepiting bakau (Scylla sp). Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan antara lain; 3 perlakuan dan 5 ulangan dan penyuntikan formula oil crab dengan dosis ( 0,2 ml/ekor). Perlakuan A Tanpa Substrat, Perlakuan B Substrat Pasir dan perlakuan C Substrat Lumpur. Dari hasil penelitian ini dapat diperoleh data bahwa pada perlakuan B subtract pasir lebih cepat matang ovari dibandingkan perlakuan lainnya. Proses reproduksi kepiting bakau dapat distimulasi menggunakan hormon oil crab, yang secara signifikasi yang berpengaruh Berdasarkan uji sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pertumbuhan berat badan mutlak kepiting bakau selama pemeliharaan kurang lebih (40 hari) dengan masing-masing perlakuan memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (F > 0.05). Data kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar 26-30C, salinitas 22-30 ppt, DO 5.7-6.7 mg/l, pH 7.8-8.5 dan ammonia 0.08-0.13 mg/l.