Abstrak
Pendidikan kesehatan atau promosi kesehatan adalah suatu bentuk intervensi atau upaya yang ditujukan kepada perilaku, agar perilaku tersebut kondusif untuk kesehatan. ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan makanan apapun pada anak dari 0-6 bulan. Faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif yaitu pengetahuan dan sikap ibu. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019, cakupan ASI eksklusif di Indonesia 6 bulan sebesar 50%, belum memenuhi target kemenkes RI yaitu 80%. Tujuan penelitian adalah untuk diketahuinya hubungan pendidikan kesehatan dengan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif di wilayah kerja UPTD Puskesmas Long Loreh tahun 2024. Desain penelitian kuantitatif menggunakan rancangan eksperimen dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Sampel penelitian ini ibu yang menyusui atau mempunyai bayi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Long Loreh dengan Total Sampling, berjumlah 55 ibu. Teknik analisis data dengan uji statistic Uji chi square (α=0,05). Hasil penelitian univariat: pengetahuan sebelum pendidikan kesehatan yaitu pengetahuan baik hanya (27,3%), pengetahuan cukup (50,9%) dan kurang baik sebesar (21,8%), setelah pendidikan kesehatan pengetahuan baik meningkat menjadi (72,7%), dan pengetahuan cukup (27,3%).Berdasarkan uji statistic chi square didapatkan hasil p0,004 (p0,05) yang artinya ada hubungan antara pendidikan kesehatan dengan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan penelitian: pendidikan kesehatan bisa dilakukan terhadap ibu disetiap posyandu agar menambah pengetahuan dan memberikan sikap positif dalam memberikan ASI eksklusif pada anak dari 0-6 bulan.