Abstrak
ABSTRAK Generator fluks aksial adalah salah satu jenis mesin listrik yang dapat membangkitkan energi listrik dengan arah aliran fluks secara tegak lurus. Generator jenis ini terus dikembangkan dengan berbagai variasi desain agar didapat tingkat efisiensi yang tinggi untuk diimplementasikan dengan sumber daya alam yang ada Cara kerja dari generator axial ini adalah rotor yang telah dipasang dengan magnet neodymium akan diputar sehingga medan magnet akan memotong lilitan diam yang ada pada stator dan akan menghasilkan gaya gerak listrik GGl. Setelah dilakukan pengujian dan perhitungan nilai daya keluar, dapat diketahui hubungan perbandingan hasil daya output berdasarkan diameter kawat yang digunakan yakni berbanding , dimana hasil pengukuran menunjukkan bahwa kawat dengan diameter 0,50 mm lebih besar menghasilakan daya keluar yaitu 0,000672 watt dan kawat dengan diameter 0,25mm menghasilkan daya keluar sebesar 0,000412 watt dengan demikian didapatkan kesimpulan bahawa diameter kawat berbanding lurus dengan daya yang dihasilkan, semakin besar kawat kawat yang digunakan maka semakin besar daya yang dihasilkan. Semakin banyak jumlah lilitan pada kumparan atau semakin panjang kawat yang digunakan pada lilitan kumparan, maka garis gaya yang melewati kumparan akan semakin besar pula. Artinya semakin banyak lilitan pada kumparan, semakin banyak atau besar nilai daya keluaran yang dihasilkan oleh generator. Perancangan generator dc axial tidak melalui perancangan yang tepat. Hubungan antara kecepatan putaran generator dengan tegangan keluarannya adalah linier. Semakin cepat putaran rotor pada generator, maka semakin besar pula tegangan keluaran yang dihasilkan oleh generator. Kata kunci : Generator, lilitan kumparan, daya keluar