Abstrak
Salah satu komoditas tanaman pangan yang menjadi unggulan dan mempunyai potensi di Indonesia adalah cabai rawit. Kecamatan Muruk Rian merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Tana Tidung yang merupakan salah satu daerah sentra produksi cabai rawit. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan dalam usaha tani cabai rawit di Kecamatan Muruk Rian Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan Metode penentuan sampel dalam penelitian ini merupakan teknik sensus sampling dengan jumlah responden 32 petani cabai rawit. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Abstrak ata yang digunakan pendapatan dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi usaha tani yang dikeluarkan petani cabai rawit di Kecamtan Muruk Rian pada setiap kali panen sebesar 2.984.789 kg/7 bulan yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 193.906 dan biaya variabel 2.790.883, penerimaan sebesar Rp 47.010.938, pendapatan sebesar Rp 44.026.194 dan R/C ratio sebesar 15,7. Hal ini berarti usaha tani cabai rawit tersebut layak untuk diusahakan.