Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas dari penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis keterampilan proses sains terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Sebatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI PSP SMA Negeri 1 Sebatik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 siswa. Keterampilan proses sains yang diukur menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 30 soal yang terdiri dari 12 indikator yaitu; menggunakan sebanyak mungkin indra, mencari perbedaan dan persamaan, mengontraskan ciri-ciri, menyimpulkan, mengemukakan apa yang terjadi pada keadaan yang belum diamati, bertanya untuk meminta penjelasan, mengajukan pertanyaan yang berlatar belakang hipotesis, menentukan alat dan bahan/sumber yang akan digunakan, menentukan apa yang akan dilaksanakan berupa langkah kerja, mengetahui alasan mengapa menggunakan alat tersebut, mengetahui bagaimana menggunakan alat dan bahan, menyusun dan menyampaikan laporan secara sistematis. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji N-Gain dan Uji Paired Sample T-test. Hasil nilai Uji N-Gain sebesar 0,7705 dengan kriteria tinggi dan Hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai thitung sebesar -18,168 dengan tingkat signifikansi kurang dari 0,05 yaitu ( 0,001) artinya 0,001 ≤ 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. serta terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pretest dan posttest dengan perolehan nilai hasil belajar ketuntasan kelas yang mencapai nilai 75% dengan nilai KKM sebesar 72, maka penggunaan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) efektif terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 1 Sebatik.