Abstrak
Nelayan Kota Tarakan menggunakan alat tangkap rawai dasar (bottom longline) dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan, dengan hasil tangkapan utama ikan arut (Pomadasys sp.). Data ilmiah terkait dengan rawai dan hasil tangkapannya, sangat penting sebagai dasar dalam pengelolaan sumberdaya perikanan lestari dan berkelanjutan. Aspek yang menjadi fokus riset adalah menguraikan model pertumbuhan panjang infinitif (L∞), koefisien pertumbuhan (K) dan umur teoritis ikan (tᴏ), serta menjelaskan sifat pertumbuhan dengan pendekatan hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan arut (Pomadasys sp). Penelitian ini menggunakan metode deskritif kuantitatif dengan metode purposive sampling. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan mulai dari Januari 2023 – Februari 2023. Total sampel yang telah diteliti sebanyak 219 ekor ikan dengan perhitungan 20 kg per sampling dengan 8 kali sampling. Hasil penelitian menunjukkan model pertumbuhan von Bertalanffy pada sampel ikan arut (Pomadasys. sp) menghasilkan persamaan Lt = 109.526{ 1 - 2.71828 -0.0194( t - 0.823 ) }. Hubungan panjang berat ikan arut (Pomadasys. sp) bersifat allometrik negatif dan memiliki faktor kondisi nilai 1 atau mendekati 1 yang menunjukkan bahwa kondisi ikan arut (Pomadasys. sp) dalam kondisi atau bentuk tubuh yang baik.