Abstrak
Kesulitan membaca permulaan adalah suatu kondisi dimana siswa mengalami keterhambatan dalam membaca yang disebabkan oleh beberapa faktor dari dalam maupun luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan membaca yang dialami siswa kelas II-A SDN 005 Tarakan. Dan faktor-faktor apa yang menyebabkan kesulitan membaca tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan, observasi, dan dokumentasi. Dan wawancara terhadap siswa serta guru kelas II-A untuk mengetahui faktor kesulitan membaca permulaan. Sebanyak 27 siswa kelas II-A menjadi calon subjek penelitian untuk mengikuti tes awal kemampuan membaca permulaan. Selanjutnya peneliti memilih 4 siswa yang dari hasil tes awal kemampuan membaca permulaan pada kategori perlu bimbingan untuk dilakukan tes kemapuan membaca dan observasi pada saat penelitian. Lalu peneliti juga melakukan wawancara kepada siswa dan dikonfirmasi kembali kepada guru kelas II-A tentang faktor kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa. Hasil penelitian penelitian menunjukan bahwa: 1) siswa tidak lancar dalam membaca, siswa banyak melakukan kesalahan dalam membaca seperti: penghilangan huruf, pengantian kata, dan tidak memperhatikan tanda baca ketika membaca. Kemudian siswa juga kesulitan membedakan huruf yang mirip. Siswa juga belum mengenal huruf alfabet secara keseluruhan lalu ada juga siswa yang kesulitan melafalkan suku kata dan kata yang didalamnya terdapat huruf diagraf dan diftong, sehingga siswa melalukan kesalahan pada saat membaca. 2) adapun faktor-faktor penyebab kesulitan membaca yang dialami siswa mengalami keterlambatan berbicara, orang tua sibuk bekerja, kesukaran dalam membaca serta, minat siswa dalam membaca masih kurang.