Abstrak
Pengangkutan ikan dapat diartikan sebagai tindakan memindahkan ikan, yang didalamnya diberi tindakan-tindakan untuk menjaga agar derajat kelulusan hidup sampai ditempat tujuan. Untuk mengurangi stres selama pengangkutan dibutuhkan benih yang berkualitas. Terdapat beberapa metode untuk meningkatkan benih yang berkualitas seperti transgenin, manipulasi lingkungan dan lain-lain, tetapi cara ini belum efektif dalam meningkatkan kualitas benih. Dibutuhkan metode lain dalam meningkatkan kualitas benih seperti penggunaan bahan alam seperti kunyit dan hormon tiroksin. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan lele sebanyak 120 ekor dengan padat tebar 10 ekor/plastik. Benih yang digunakan berasal dari indukan yang diberikan perlakuan pemberian pakan berbeda yang terdiri dari K (kontrol), A (pakan dengan tambahan kunyit), B (pakan dengan tambahan tiroksin), C (pakan dengan tambahan kunyit dan tiroksin). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indukan yang diberikan pakan modifikasi tepung kunyit (Perlakuan A) berpengaruh nyata dalam meningkatkan daya tahan benih lele pada proses pengangkutan tanpa oksigen, yang menghasilkan tingkat kelangsungan hidup sebesar 93%, dan tidak ada perbedaan bobot dan panjang antar perlakuan.