Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bantuk alih kode dan campur kode serta faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode di pasar Gusher Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa tuturan dari interaksi pedagang dan pembeli di pasar Gusher kota Tarakan yang disampaikan secara lisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah pedagang dan pembeli yang ada di pasar Gusher serta informan yang akan menvalidkan data mengenai bahasa Toraja. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik metode simak beserta teknik lanjutannya yaitu teknik sadap, teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknk catat. Hasil penelitian ini berupa tuturan yang termasuk dalam alih kode dan campur kode serta faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode. Data dalam penelitian ini berjumlah 31 data, diantaranya yaitu: bentuk alih kode internal dan eksternal antar bahasa, alih kode internal antar ragam ringkas, bentuk campur kode penyisipan kata, frasa, kata dan frasa, serta klausa. Faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode antara lain agar lawan tutur memahami maksud yang ingin disampaikan, untuk membuat suasana menjadi lebih santai, agar lebih sopan jika berkomunikasi dengan yang lebih tua, dan sudah menjadi kebiasaan.