Abstrak
Nurlisma, 2022. Ujaran Kebencian Terhadap Artis Nissa Sabyan di Media Sosial (Kajian Linguistik Forensik). (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Dr. Dwi Cahyono Aji) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk ujaran kebencian terhadap artis Nissa Sabyan di Media sosial. Jenis penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis data. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder, sumber data primer yaknu bahasa berupa tulisan di media sosial Instagram dan BaBe. Sedangkan sumber data sekunder yaitu buku referensi, jurnal, artikel, internet dan skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dengan cara mengakses arena Instagram dan BaBe, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis penyajian data dan pembahasan. Hasil penelitian ini ditemukan 4 bentuk ujaran kebencian terhadap artis Nissa Sabyan di media sosial khususnya Instagram dan BaBe. Bentuk ujaran kebencian tersebut yaitu, penghinaan berjumlah 22 data, memprovokasi berjumlah 8 data, menghasut berjumlah 6 data dan menyebarkan berita bohong berjumlah 4 data. Bentuk ujaran kebencian yang ditemukan diklasifikasikan lagi dengan beberapa kategori, yakni bentuk ujaran kebencian penghinaan menggunakan istilah Arab 10 data, hewan/binatang 5 data, anggota tubuh 5 data, akronim 1 data, dan abnormal 1 data. Bentuk ujaran kebencian memprovokasi menggunakan istilah Arab 6 data, akronim 1 data dan bahasa gaul 1 data. Bentuk ujaran kebencian menghasut menggunakan istilah Arab 1 data, bahasa non Indonesia 4 data, dan akronim 1 data.