Abstrak
Penelitian ini bermaksud menjawab tiga pertanyaan terkait analisis daya saing dan strategi pengembangan agribisnis lada. Pertama, bagaimana kondisi sistem agribisnis lada di Desa Gunung Seriang saat ini? Kedua, apakah lada di Desa Gunung Seriang memilki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dalam usahatani lada? Ketiga, bagaimana strategi pengembangan agribisnis lada di Desa Gunung Seriang?. Skripsi ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan teknik purposive sampling, data yang digunakan adalah data sprimer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara. Data sekunder diperoleh dari Dinas Pertanian dan instansi terkait. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, Sistem agribisnis lada di Desa Gunung Seriang terdiri dari subsistem-subsistem seperti subsistem usahatani lada, subsistem agribisnis hulu, subsistem agribisnis hilir dan subsistem kelembagaan pendukung. Kedua, Usahatani lada Desa Gunung Seriang memilki Private Cost Ratio (PCR) sebesar 0,26 yang menunjukkan bahwa usahatani lada Desa Gunung Seriang memilki keunggulan kompetitif dan Domestic Resources Cost Ratio (DRCR) sebesar 0,31 yang menunjukkan bahwa usahatani lada Desa Gunung Seriang memiliki keunggulan komparatif dalam usahatani lada. Ketiga, Pengembangan agribisnis lada di Desa Gunung Seriang memilki keberhasilan yang cukup tinggi dibuktikan dengan daya saing yang memilki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif. Hal ini disebabkan oleh penerepan strategi pengembangan agribisnis lada yang dilakukan oleh pelaku usahatani lada.