Abstrak
Pengetahuan tentang data hama dan penyakit tanaman padi merupakan bagian penting dari strategi pengendalian organisme pengganggu tersebut (OPT). Penelitian ini bertujuan; (1) mengetahui jenis hama dan penyakit yang dominan pada tanaman padi, serta upaya pengendalian hama dan penyakit pada tanaman padi di wilayah DAS Sesayap, khususnya Kabupaten Tana Tidung. Lokasi pengambilan data di Tideng Pale, Gunawan, Sesayap Hilir, Rian, dan Tana Merah. Tiap-tiap lokasi dilakukan pengambilan sampel sebanyak 5 (lima) titik dengan menggunakan perangkap jebak, perangkap nampan kuning, dan wawancara. Serta, pengamatan langsung terhadap gejala penyakit dan pengelolaan OPT. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 spesies hama kelompok insekta, 4 hama non insekta, dan 2 gejala penyakit. Nilai indeks kekayaan (R), kemerataan (E), dan keankeragaman (H’) hama insekta tertinggi di lokasi Gunawan (R=2.74., E=0.84, dan H’=2.27). Indeks kesamaan menunjukkan Tideng Pale dan Gunawan memiliki kesamaan komposisi spesies tertinggi (100%). Spesies Leptocorisa oratoria (walang sangit) dan Arphia conspersa (belalang) memiliki hubungan erat dengan habitat di Tideng Pale dan Gunawan. Penyakit tanaman bercak coklat tertinggi di Tana Merah, dengan nilai intensitas kerusakan tidak mutlak sebesar 79.2%. Selanjutnya, pengelolaan dilakukan dengan pemilihan benih, pemupukan, pengaturan jarak tanam, dan penggunaan pestisida yang masih bertumpu pada penggunaan pestisida sintetik.