Abstrak
Urea merupakan salah satu pupuk sumber nitrogen yang banyak digunakan oleh petani di Kota Tarakan, namun urea memiliki kekurangan yaitu mudah hilang melalui pencucian dan penguapan sehingga ketersediannya bagi tanaman menjadi rendah. Untuk mengurangi kehilangan unsur hara nitrogen dari pupuk urea tersebut maka perlu dibuat modifikasi dalam bentuk pupuk slow release fertilizer (SRF). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formula slow release fertilizer yang dimodifikasi dari urea sebagai sumber N dan bahan organik sebagai bahan pendamping terhadap jumlah nitrogen yang tersedia dalam tanah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap 1 faktor yaitu formula SRF (rasio bahan organik/urea, w/w), terdiri 9 perlakuan yaitu kontrol (K), limbah udang : urea (0:1, F1), limbah udang : urea (1:1, F2), limbah udang : urea (2,5:1, F3), limbah udang : urea (5:1, F4), arang sekam : urea (0:1, F5), arang sekam : urea (1:1, F6), arang sekam : urea (2,5:1, F7), arang sekam : urea (5:1, F8). Perlakuan tersebut diinkubasi selama 0, 14, 21 dan 41 hari, dan pada setiap lama inkubasi diukur pH tanah, C-organik dan jumlah NH4+ tersedia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa formula SRF limbah udang : urea (F4) sangat baik dalam menyediakan unsur hara nitrogen (NH4+) secara bertahap, diukur pada 0, 14, 21, dan 42 hari setelah aplikasi dengan nilai berturut-turut adalah 0,53 % , 0,43 % ,067 % dan 0,11% . Perlakuan formula SRF F4 juga mampu memperbaiki pH dan C-organik organik tanah dengan nilai 6,85 % yang tergolong agak netral, nilai C-organik 8,47% yang tergolong sedang.