Abstrak
Abstrak Budidaya rumput laut adalah salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir Pantai Amal sehingga keberlanjutan usahanya menjadi hal yang sangat penting. Keberlanjutan budidaya rumput laut di dukung oleh faktor ekonomi, sosial budaya, teknologi, kelembagaan serta kondisi ekologi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui keberlanjutan budidaya rumput laut dari segi dimensi ekonomi, sosial budaya, teknologi dan kelembagaan (2) Mengetahui kondisi ekologi usaha budidaya rumput laut. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling dan penentuan jumlah responden menggunakan kuota sampling. Analisis data yang digunakan adalah Multidimensional Scalling (MDS) dan analisis deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu indeks keberlanjutan untuk dimensi ekonomi 21,27 dengan status tidak berkelanjutan, nilai indeks untuk dimensi sosial budaya 41,46 dengan status kurang berkelanjutan, dimensi teknologi 55,23 dengan status cukup berkelanjutan dan dimensi kelembagaan 13,47 dengan status tidak berkelanjutan, sehingga budidaya rumput laut di Pantai Amal saat ini termasuk dalam kategori kurang berkelanjutan. Untuk kondisi ekologi menunjukkan budidaya dilaksanakan pada musim kemarau, bibit digunakan berulang-ulang dan rata rata kedalaman air 6,45 M yang sesuai untuk kegiatan budidaya rumput laut.