Abstrak
PURWARUPA SISTEM PEMANTAUAN POTENSI KEBAKARAN GAMBUT DENGAN MULTI SENSOR Nama Mahasiswa : Aditya Pratama NPM : 15.301020.007 Dosen Pembimbing : Mulyadi, S.T., M.T. ABSTRAK Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu peristiwa yang sangat merugikan masyarakat. Hampir setiap tahun, provinsi Kalimantan Utara mengalami bencana kebakaran lahan. Tidak hanya di Indonesia, asap kebakaran hutan dapat mencemari udara di negara tetangga. Kebakaran lahan dapat mengancam keselamatan jiwa serta potensi kerugian material dalam jumlah besar. Curah hujan yang rendah, tanah dan tanaman yang mengering serta suhu yang tinggi dapat mengakibatkan munculnya titik api yang berakibat kebakaran lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan sebuah purwarupa yang dapat digunakan untuk memantau kebakaran gambut melalui aplikasi Blynk. Dengan adanya purwarupa ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam memantau dan potensi kebakaran maupun menangani kebakaran apabila telah terjadi. Sistem yang dibangun memungkinkan purwarupa untuk mengukur dan menampilkan hasil pengukuran pada aplikasi Blynk serta memberikan notifikasi apabila nilai hasil pengukuran suhu, kelembaban tanah, keberadaan api dan kadar gas CO2 memenuhi kriteria tingkat kondisi yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian purwarupa yaitu sebanyak 10 kali pengambilan data. Terdapat dua kondisi yang terdeteksi sistem dan ditampilkan pada LCD dan notifikasi aplikasi Blynk yaitu pada kondisi berpotensi kebakaran dengan nilai masing – masing sensor yaitu suhu 36°C, kelembaban tanah 19,0 %, kadar gas CO2 330 ppm, dan tidak terdeteksi adanya api. Dan untuk kodisi asap terdeteksi dengan nilai masing – masing sensor yaitu suhu 35,1°C, kelembaban tanah 17,8 %, kadar gas CO2 698 ppm, dan tidak terdeteksi adanya api. Selama pengujian purwarupa, aplikasi Blynk berhasil menampilkan hasil pengukuran purwarupa dan notifikasi kondisi lahan disekitar purwarupa. Dalam mendeteksi potensi kebakaran, sistem berhasil mendeteksi semua parameter yang ditargetkan.