Abstrak
Abstrak: Penelitian ini menguji tingkat efisiensi pasar modal Indonesia. Penelitian ini diperlukan bagi para pembuat kebijakan investasi untuk meminimalkan kesalahan keputusan. Model yang dibandingkan adalah DEA dan ANN. Setelah memeriksa dua model, kita menemukan bahwa Artificial Neural Network (ANN) model yang lebih baik yang Data Envelopment Analysis (DEA). Kami menggunakan data perusahaan yang terdaftar Indonesia. Pengamatan data untuk penelitian diambil dari bursa Indonesia dengan 28 pengamatan dari 2017 ke 2018. Pembaharuan penelitian ini adalah dengan menggunakan laporan terbaru, data untuk item 2 tahun terakhir, yaitu 2017 dan 2018 laporan serta masih jarang membahas pasar modal Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa model ANN lebih baik dari DEA ditunjukkan dengan nilai RMSE lebih kecil.