Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANAMAN HIAS DI CV TUNAS MUDA JAYA KOTA TARAKAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•AGRIBISNIS•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Agung Wijaksono. 1640202081. 2020. “Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Hias di CV Tunas Muda Jaya Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Hendris. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Meningkatnya permintaan tanaman hias di pengaruhi oleh pembangunan gedung-gedung perkantoran, hotel, dan perumahan, serta adanya proyek yang dilakukan pemerintah yang memerlukan kegiatan lanskap. Peluang usaha tanaman hias sangat menjanjikan sehingga banyak munculnya produsen baru yang akan menjadi pesaing. Komoditi tanaman hias juga tidak lepas dari selera pasar sehingga harus jeli terhadap jenis tanaman yang diminati konsumen. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui karakteristik usaha tanaman hias di CV Tunas Muda Jaya; (2) Mengidentifikasi faktor eksternal dan faktor Internal yang mempengaruhi usaha tanaman hias di CV Tunas Muda Jaya; (3) Untuk merumuskan strategi pengembangan usaha tanaman hias di CV Tunas Muda Jaya. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan key informan pihak Internal CV Tunas Muda Jaya yaitu wakil direktur, divisi produksi dan operasi, dan divisi pemasaran, serta pihak eksternal perusahaan yaitu: 3 pakar dan 2 konsumen. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan kuesioner. Metode analisis menggunakan deskriptif Kualitatif, Matriks EFAS dan IFAS, Diagram SWOT, dan Matriks SWOT. CV Tunas Muda Jaya merupakan usaha tanaman hias yang mengunakan konsep agribisnis baik dari hulu hingga hilir. Hasil wawancara terhadap pihak internal CV Tunas Muda Jaya, pihak pakar, dan konsumen yang menjadi faktor internal peluang utama CV Tunas Muda Jaya yaitu : memiliki lahan yang luas, anekaragam jenis dan ukuran, penerapan teknologi, sarana dan prasarana produksi yang memadai, harga produk tanaman hias lebih murah, melakukan sistem agribisnis, sedangkan yang menjadi kelemahan : tenaga kerja kurang terampil, alokasi keuangan perusahaan, pemanfaatan lahan belum optimal, hama dan penyakit penanganan hama dan penyakit kurang, kurangnya kegiatan promosi, kurangnya riset pasar. faktor eksternal yang menjadi peluang utama CV Tunas Muda Jaya adalah Regulasi Pemerintah, Pusat perdagangan di provinsi Kaltara, Permintaan tanaman hias, sedangkan yang menjadi ancaman adalah Produk pengganti, Pesaing usaha tanaman hias. Hasil analisis SWOT yang menunjukkan posisi perusahaan berada di kuadran 1 yang berarti keadaan perusahaan mendukung strategi agresif, strategi yang dapat digunakan CV Tunas Muda Jaya yaitu strategi SO dengan memperluas jaringan pasar keluar wilayah disertai peningkatan produksi dengan memanfaatkan luas lahan dan keanekaragraman jenis tanaman hias melalui penerapan teknologi dan sarana prasarana yang memadai dengan konsep usaha agribisnis untuk memenuhi permintaan pasar. Saran (1) Pihak manajemen CV Tunas Muda Jaya dapat memperbaiki tata kelolah anggaran agar usaha dapat berkembang baik. (2) Pihak pemerintah agar dapat berkerjasama mendukung kegiatan usaha tanaman hias dalam mengembangkan usaha tanaman hias, (3) peneliti lainnya, penelitian yang disarankan adalah mengenai manajemen keuangan perusahaan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANAMAN HIAS DI CV TUNAS MUDA JAYA KOTA TARAKAN · oai:ais:skripsi:224