Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis produktivitas dan efektifitas tenaga kerja sektor industri di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskritif dengan data sekunder hasil publikasi badan pusat statistik (BPS) Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2018, 2020 dan 2022. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis incremental labour output ratio Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa provinsi dengan produktivitas tertinggi di tahun 2018 adalah provinsi DKI Jakarta dengan nilai persen 18,12% dan provinsi dengan nilai produktivitas terendah adalah provinsi Sulawesi Tenggara dengan nilai persen 0,10% pada tahun 2020 nilai produktivitas tertinggi adalah provinsi DKI Jakarta dengan nilai produktivitas 11,65% dan provinsi dengan nilai produktivitas terendah adalah Nusa Tenggara Timur senilai 0,39% tahun 2022 produktivitas tertinggi adalah provinsi DKI Jakarta dengan nilai 13,12% dan nilai produktivitas terendah adalah provinsi Nusa Tenggara Timur dengan nilai 0,30% Pada hasil analisis Tipologi Klassen pemetaan produktivitas dan efektivitas provinsi yang terklasifikasi sebagai inovatif produktif pada tahun 2018 hingga 2022 sebagian besar terletak pada pulau jawa. Untuk daerah yang inovatif terletak pada kulau Sulawesi. Untuk daerah yang tertinggal terletak pada pulau Papua. Untuk daerah terdegradasi adalah provinsi Jawa barat