Abstrak
Tumbuhan herbal memiliki senyawa bioaktif yang mampu berperan sebagai agen dalam meningkatkan laju pertumbuhan organisme yang dibudidayakan. Kandungan senyawa bioaktif dari herbal karamunting seperti flavonoid, tanin, saponin, fenolik dan isoflavonoid, berpotensi sebagai agen yang mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan sebagai tonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan alami Artemia salina yang telah diperkaya dengan ekstrak daun karamunting terhadap laju pertumbuhan benur udang windu (Panaeus monodon). Desain penelitian ini terdiri 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu; kontrol (tanpa perendaman ekstrak), dan perendaman ekstrak daun karamunting dengan lama waktu perendaman yang berbeda (8, 16 dan 24 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak dengan lama perendaman 24 jam memberikan nilai pertumbuhan berat spesifik tertinggi. yaitu 11,92%. Hasil ini juga menunjukkan bahwa pada pemeliharaan hari ke 0-20, benur dengan perlakuan mengalami perubahan panjang lebih dominan dibandingkan kontrol. Tingkat kelangsungan hidup benur untuk semua perlakuan, berkisar antara 70-83%. Kesimpulan bahwa bioenrichment Artemia salina menggunakan ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) dengan lama perendaman memberikan hasil yang signifikan terhadap pertumbuhan spesifik benur udang windu PL 20. Ekstrak daun karamunting memiliki potensi sebagai growth promotor.