Abstrak
Manajemen rantai pasok adalah serangkaian sistem jaringan ada pada perusahaan yang secara serentak bekerja bersama untuk mewujudkan dan menyalurkan suatu produk dari tangan ke tangan konsumen. Kepiting bakau merupakan salah satu hasil dari komoditas perikanan yang memiliki potensi besar dalam menunjang kehidupan masyarakat, khususnya nelayan ukuran kecil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis manajemen rantai pasok kepiting bakau sehingga sampai ke tangan konsumen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses pendistribusian kepiting bakau di Kota Tarakan dilalui oleh dua saluran 1). produsen (petani tambak) Bapak Muhammad Adam menjual hasil prosuksi kepiting bakau ke pedagang besar (pengepul) Bapak Bara kemudian akan dijual luar negeri (ekspor), selanjutnya akan dijual lagi ke pedagang kecil (pengecer) Bapak Herman dan akan dijual lagi ke konsumen akhir Ibu Rahma, 2). hasil produksi kepiting bakau dari produsen (petani tambak) Bapak Muhammad Adam langsung menjual hasil produksi kepiting bakau ke konsumen akhir Ibu Rahma. Diharapkan sistem manajemen rantai pasokan kepiting bakau di Kota Tarakan akan terus berjalan secara efisien agar setiap mata rantai pasok yang terlibat tidak mengalami kerugian baik secara fisik maupun materi. Kata kunci : manajemen rantai pasok, kepiting bakau, distribusi