Abstrak
Pada proyek pembangunan atau bidang konstruksi, perencanaan sangat diperlukan karena perencanaan dimaksudkan untuk mengatur waktu dan urutan berbagai tahapan serta keterkaiatan antara aktivitas-aktivitas yang ada. Selain itu perencaan menjadi dasar pelaksanaan dan pengawasan dalam proyek pembangunan. Objek penelitian ini adalah pembangunan Rumah Hunian Bapak Abdul yang beralamatkan Mamburungan, RT.07, Tarakan Timur. Bangunan ini Berukuran 7x12 meter (tipe 84). Pembangunan rumah tipe 84 m2 ini menggunakan 5 tenaga kerja, yaitu 1 kepala tukang, 2 tenaga kerja ahli, dan 2 tenaga kerja pembatu. Penelitian ini melakukan penjadwalan dengan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique)untuk mengetahui bentuk jaringan kerja dan jalur kritis yang ada pada proyek tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat empat jalur pengerjaan yang terbentuk dalam jaringan Network, Yaitu jalur 1, A + B + C + D + E + M dengan total waktu penyelesaian 64,5 hari. Jalur 2, A + B + C + F + G + H + J + M dengan total waktu penyelesaian 106 hari. Jalur 3, A + B + C + F + I + M dengan total waktu penyelesaian 66 hari. Dan Jalur 4 yaitu A + B + C + F + K + L + M dengan total waktu penyelesaian 71,5 hari. Dan yang merupakan jalur kritis adalah Jalur A + B + C + F + G + H + J + M dengan waktu penyelesaian 106 hari.