Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA TANI SAWI DI KELURAHAN KAMPUNG ENAM KOTA TARAKAN

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA TANI SAWI DI KELURAHAN KAMPUNG ENAM KOTA TARAKAN ABSTRAK Linda. 2019. Sayuran sawi merupakan komoditi yang berprospek cerah, karena dibutuhkan sehari-hari dan permintaannya cenderung meningkat. Kebutuhan masyarakat akan sayuran sawi yang terus meningkat menyebabkan meningkatnya produktivitas sawi oleh masyarakat khususnya petani sawi. Dalam memproduksi sayuran sawi dibutuhkan biaya produksi. Biaya yang dikeluarkan petani dalam memproduksi sayuran sawi antara lain biaya tetap yaitu modal dan alat mesin pertanian, sedangkan biaya variabel yaitu benih, pupuk, pestisida, biaya tenaga kerja. Besarnya biaya yang dikeluarkan oleh petani berpengaruh terhadap jumlah pendapatan yang diterima oleh petani. Hal ini berkaitan dengan jumlah total pendapatan petani dan keluarganya sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya melalui peningkatan produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis pendapatan petani dalam usahatani sawi di Kelurahan Kampung Enam dan Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap produksi sawi di kelurahan kampung enam. Penelitian ini dilakukan dikota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan sengaja (purposive sampling). metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode Random sampling atau acak yang dimana sampel ini adalah berprofesi sebagai petani sawi, Dengan demikian jumlah responden yang dijadikan sampel sebanyak 30 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan usaha tani dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh pendapatan rata-rata petani sawi di Kelurahan Kampung Enam adalah Rp 355.297,34 perbulan, dan persamaan untuk Faktor yang mempengaruhi produksi adalah : Y = α.000 +0.458x1 – 1.054x2 + 0.887x3 – 0.542x4 – 0.382x5 + 14.026x6 – 0.809x7 + 0.000x8 + Ɛ. Model analisis tersebut memiliki nilai R2 produksi sayuran sawi yaitu sebesar 0.944 yang dapat diartikan bahwa variabilitas independent sebesar 94.4%,sedangkan sisanya 5.6% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis uji t variabel bibit, pupuk, mur, luas lahan, dan lama berusahatani signifikan berpengaruh terhadap produksi sayuran sawi pada taraf 0.05 (5%). Sedangkan variabel pendidikan, jumlah anggota keluarga, dan tenaga kerja tidak signifikan berpengaruh terhadap produksi sayuran sawi. Variabel bibit, umur petani, dan luas lahan berpengaruh positif terhadap produksi sedangkan variabel pupuk, dan lama berusahatani berpengaruh negatif dikarenakan penggunaan pupuk yang berlebihan sehingga menjadikan hasil produksi menurun dan lama berusahatani berpengaruh positif dikarenakan petani hanya mengandalkan pengalaman yang mereka miliki dan tidak menerima inovasi baru dalam usahatani sehingga tidak meningkatkan hasil produksi. Pemerintah daerah khususnya pemerintah kota Tarakan melalui Dinas Pertanian diharapkan terus memberikan penyuluhan dan pengetahuan bagi petani sawi agar dapat mengolah usaha taninya dengan baik agar hasil produksi lebih baik dari pada hasil sebelumnya dan dapat meningkatkan taraf hidup petani. Kata Kunci: Pendapatan, Faktor Produksi, Sawi, Kota Tarakan. Tarakan, 09 Februari 2020 Menyetujui, Dr.Elly Jumiati, SP.,MP NIDN. 1115078001

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA TANI SAWI DI KELURAHAN KAMPUNG ENAM KOTA TARAKAN2020 · oai:ais:library-item:24768