Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 di SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX-C sebagai kelas kontrol dan kelas IX-D sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial meliputi uji asumsi prasyarat dan uji hipotesis. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas eksperimen adalah 2,68 dan rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas kontrol adalah 1.66 Hasil analisis uji independent sample t-test pihak kanan dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Sehingga dapat dilihat bahwa 0,000 ˂ 0,05. Dengan demikian H0 ditolak, yang berarti bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran IOC lebih tinggi secara signifikan dari rata-rata kemampuan komunikasi matematika siswa yang diajar menggunaka model konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe IOC berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematika pada siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 2 Tarakan.