Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stress kerja dan harga diri terhadap kinerja pegawai satpol PP di Kota Tarakan. Data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari seluruh pegawai honor Satpol PP di kota Tarakan yang berjumlah 100 orang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya stres kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai, harga diri berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja, dan harga diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai .