Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI BATU LAMAMPU DI KECAMATAN SEBATIK INDUK KABUPATEN NUNUKAN (STUDI KASUS DESA TANJUNG KARANG).

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Ardiansyah. 15201020113. 2019. “Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai Batu Lamampu Di Kecamatan Sebatik Induk Kabupaten Nunukan (Studi Kasus Desa Tanjung Karang)”. Di Bimbing Oleh Elly Jumiati. Fakultas pertanian Universitas Borneo. Objek wisata Pantai Batu Lamampu berada di Desa Tanjung Karang Kecamatan Sebatik Induk Kabupaten Nunukan dan memiliki berbagai permasalahan yaitu: kurang perhatian dari pemerintah daerah terhadap pengembangan objek wisata terutama infrastruktur seperti akses jalan, kurang perhatian dari masyarakat dan wisatawan akan kebersihan lingkungan, serta fasilitas pendukung lainnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendorong terhadap pengembangan objek wisata Pantai Batu Lamampu. (2) Untuk merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan Objek Wisata Pantai Batu Lamampu. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode key informan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil dan analisis untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat menunjukan bahwa faktor pendorong, (1) Pemandangan alam objek wisata yang indah dan menarik, (2) Suasana objek wisata yang memberikan kenyamanan, (3) Jarak tempuh objek wisata yang dekat dengan kota, (4) Kondisi keamanan yang baik. Sedangkan faktor penghambat, (1) Promosi objek wisata yang masih kurang, (2) Akses jalan yang kurang baik, (3) Keterbatasan anggaran untuk pengembangan objek wisata, (4) Sarana-prasarana objek wisata yang masih sederhana. Berdasarkan dari hasil dan analisis didapatkan strategi Diversifikasi artinya meminimalkan masalah-masalah internal objek wisata sehingga dapat merebut peluang pasar yang lebih baik, (1) Menggerakan masyarakat untuk menanam pohon cemara untuk mencegah abrasi dan menambah keindahan panorama pantai (2) Mempertahankan keunikan pariwisata budaya sesuai kearifan lokal yang didukung dengan produk kerajinan tangan. Adapun saran dalam penelitian ini adalah (1) Pemerintah daerah perlu adanya keseriusan kebijakan dalam hal meningkatkan faktor-faktor pendorong agar pengembangan pariwisata di Objek Wisata Pantai Batu Lamampu menjadi lebih baik dan lebih mengoptimalkan faktor-faktor penghambat untuk menjaga keberlangsungan pengembangan Objek Wisata Pantai Batu Lamampu (2) Pemanfaatan teknologi informasi perlu ditingkatkan untuk mempromosikan potensi-potensi wisata kepada masyarakat luas. Selainkan mempromosikan kepada masyarakat luas, pemanfaatan teknologi informasi dapat menarik investor untuk berkontribusi aktif dalam usaha peningkatan Objek Wisata Pantai Batu Lamampu (3) Bagi peneliti selanjutnya sebagai referensi untuk bahan pembelajaran yang berkaitan dengan penelitian ini.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI BATU LAMAMPU DI KECAMATAN SEBATIK INDUK KABUPATEN NUNUKAN (STUDI KASUS DESA TANJUNG KARANG).2020 · oai:ais:library-item:24777