Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PERNIKAHAN USIA DINI DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI KABUPATEN MALINAU

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Abstrak Pendahuluan: Pernikahan usia dini memberikan risiko pada kehamilan, persalinan, dan masa nifas serta berpotensi menurunkan kualitas outcome kehamilan. Jika kehamilan usia dini sudah terjadi maka penggunaan kontrasepsi menjadi penting untuk mengatur kehamilan dan memulihkan kesehatan ibu. Data menunjukan masih terdapat pernikahan usia dini yang cukup banyak di Malinau dan terkonsenrasi di 3 Puskesmas. Sehingga perlu analisis untuk mengatasi masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi pernikahan usia dini dalam pemilihan metode kontrasepsi di kabupaten malinau. Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di 3 Puskesmas yaitu Malinau Kota, Malinau Seberang, dan Long Loreh. Sampel pada penelitian ini sejumlah 62 orang. Variabel independen pada penelitian ini adalah tingkat pendidikan, pengetahuan, umur, dukungan suami, ekonomi, sedangkan variabel dependen adalah pemilihan untuk menjadi akseptor kontrasepsi. Analisis statistic menggunakan chi square. Hasil: Analisis menunjukan faktor yang berhubungan signifikan dengan partisipasi pernikahan usia dini dalam pemilihan metode kontrasepsi di Kabupaten Malinau adalah umur (p value 0.028 0.05) dan dukungan suami (p value 0.001 0.05), sedangkan factor Pendidikan, pengetahuan dan ekonomi tidak berhubungan dengan partisipasi pernikahan usia dini dalam pemilihan metode kontrasepsi di Kabupaten Malinau. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan signifikan dengan partisipasi pernikahan usia dini dalam pemilihan metode kontrasepsi di Kabupaten Malinau adalah umur dan dukungan suami. Abstract Introduction: Early marriage poses risks to pregnancy, childbirth and the postpartum period and has the potential to reduce the quality of pregnancy outcomes. If early pregnancy has occurred, the use of contraception is important to manage the pregnancy and restore the mother's health. Data shows that there are still quite a lot of early marriages in Malinau and they are concentrated in 3 Community Health Centers. So analysts need to solve this problem. The aim of this study was to analyze factors related to early marriage participation in choosing a contraceptive method in Malinau district. Subjects and Methods: This research is a type of quantitative descriptive analytical research with a cross sectional design. The research was conducted at 3 Community Health Centers, namely Malinau Kota, Malinau Seberang, and Long Loreh. The sample in this study was 62 people. The independent variables in this study are education level, knowledge, age, husband's support, economics, while the dependent variable is the choice to become a contraceptive acceptor. Statistical analysis uses chi square. Results: Analysis shows that factors that are significantly related to early marriage participation in choosing a contraceptive method in Malinau Regency are age (p value 0.028 0.05) and husband's support (p value 0.001 0.05), education, knowledge and economic factors are not related to participation in early marriage in choosing a contraceptive method in Malinau Regency. Conclusion: Factors that are significantly related to early marriage participation in choosing a contraceptive method in Malinau Regency are age and husband's support.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PERNIKAHAN USIA DINI DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI KABUPATEN MALINAU2024 · oai:ais:library-item:30008